cara mencukur jenggot dan kumis yang benar

Yang baru dari update informasi seputar pangkas rambut adalah tentang bagaimana cara mencukur jenggot dan kumis yang benar, bagi anda yang masih pemula dan butuh informasi dan tutorialnya mari simak penjelasanya agar lebih mengerti. Selanjutnya akan di berikan paraktek langsung dengan melihat caranya di video yang di sematkan diartikel ini.

Biasanya para tukang cukur melakukan pengerokan bagian kumis dan jenggot menggunakan piasu silet dengan gagang lipat dan model lainya seperti cangkul/gagang liter T, untuk cara penggunaan anda bisa melihat artikel sebelumnya yaitu cara ngerik Setelah cukur rambut menggunakan silet. Selain itu yang harus di perhatikan untuk mncukur kumis dan jenggot adalah pisau silet yang tajam, untuk pisau silet anda bisa mengikuti saranku yaitu rekomendasi pisau silet yang bagus untuk kualitas kelas menengah kebawah.

Selama 2 tahun pengalamanku menjadi tukang pangkas rambut, awal pertama memberanikan diri untuk terujun langsung sepertihalnya tukang cukur profesional, pengerjaan mencukur jenggot dan kumis adalah hal yang paling sulit. Selain butuh silet yang tajam, teknik yang benar, kemudian juga harus teliti dan berhati- hati dalam pengrokan agar tidak terluka. 

Jika tidak berhati- hati kecelakaan kecil akan tidak terelakkan sperti kejadian yang pernah saya alami, karena kurang hati-hati dan teliti saat proses pencukuran kumis tepatnya di area sebelah kanan bibir atas sedikit koyak yang mengakibatkan darah mengalir tanpa henti bebrapa menit. Untuk itu agar terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan saya akan membagikan bagaimana cara kemudian teknik yang baik dan benar.

Tipsnya

usahakan keadaan fisik tidak kaku baik tangan maupun anggota badan pada saat mengerok atau mencukur kumis dan jenggot tidak kaku. apa yang kita hadapi adalah kulit yang sensitif terhadap benda tajam, untuk itu butuh ketelitan saat pengreokan. Nah jika anda tetap mengahadapi dengan kondisi tangan dan anggota badan yang kaku maka otomatis kurang leluasa pada saat bekerja, ini bisa berakibat luka kecil pun tidak bisa terelakan.

Tahap pengerjaan


  1. Oleskan pelumas seperti sabun, jell, busa atau yang lainya untuk memudahkan saat pencukuran pada bagian kumis, jenggot dan bagian lain yang ingin di cukur.
  2. Ingat jangan menggunakan satu pisau silet untuk banyak orang ini bertujuan selain pisau siletnya sudah tumpul, hal lain yang terpenting adalah untuk tidak menggunakan pisau silet bekas agar terhindar dari penyakit menular melalui orang ke orang lain.
  3. Siapkan pisau silet yang baru, pastikan posisi pelanggan baring, setelah itu anda bisa mencukur mulai dari bagian kiri kumis pelanggan dengan posisi badan anda di sebelah kanan pelanggan, 
  4. Pastikan kepala pelanggan di miringkan kesebelah kanan untuk memudahkan proses pencukuran.
  5. Cukur perlahan dengan posisi pisau secara horizontal sampai di bagian pertengahan bibir, selanjutnya cukur perlahan lagi dengan searah tumbuhnya rambut pada bagian pertengahan sampai bagian kanan kumis pelanggan.
  6. Untuk bagian jenggot anda bisa melakukan pencukuran mulai dari bagian kiri dagu sampai ke bagian kanan, selanjutnya pada bagian bawah dagu hingga ke leher anda bisa melakukan pengerikan dengan melawan arah tumbuhny rambut. Caranya kerok dari mulai batas tumbunya rambut leher hingga keatas (dagu).

Untuk lebih lengkapnya yuk nonton video berikut ini


Semoga dengan tutorial yang kami bagikan menjadikan manfaat untuk anda yang membutuhkan, dari banyaknya proses pncukuran rambut yang paling sulit dan butuh perhatian extra adalah saat mengerik menggunakana silet. Nah dengan demikian di forum/ blog ini anda bisa belajar banyak terkait dengn seputar pangkas rambut loh!!

Jangan lupa dukung terus blog ini agar kedepanya terus berkembang dengan car bagikan halamna ini melalui sosial media yang sudah di sediakan di bawah artikel, dengan dukungan anda kami akan terus semangat lagi untuk update informasi. 
Terimakasi sudah berkunjung, jangan lupa becermin dan salam ganteng. 
Purwanto Cah kuper

Berlangganan gratis artikel terbaru infonongol via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel