Lika-liku memilih pasangan hidup

Lika-liku jalan pertemuan pasangan hidup merupakan proses memilih, masing-masing setiap orang punya jalan yang berbeda dan tidak semua yang akan dicapai berjalan mulus, bahakan suatu hal yang tidak diinginkan bisa terjadi di tengah jalan.


Melihat dari banyak pengalaman orang lain perjuangan dalam menemukan pasangan sering terjadi bermacam halangan, godaan dan rintangan. Dari mulai hal yang kecil misalnya kesalah pahaman dari faktor pekerjaan, komunikasi kurang baik, kurangnya saling percaya satu sama lain menyebabkan terhambatnya hubungan.

Apabila memasuki hubungan kejenjang serius (pertunangan), keadaan ini biasanya lebih sensitif dan semakin berbeda. Permasalah muncul bisa terjadi dari sudut- sudut dan situasi tertentu, karena hal ini menjadi lebih serius apabila seorang laki-laki menjumpai bakal calon bapak mertua dan memeperkenalkan diri sebagai calon mantu kepada seluruh keluarga hal ini bisa terjadi disisi penilaian keluarga masing-masing. Pro dan kontra itu sudah pasti, bahkan ketidak cocokan dari masing-masing keduabelah pihak ada yang tidak menyetujui hubungan meski pasangan bersekukuh ingin menjalin hubungan tersebut.

Hal yang paling mendasar yang paling utama dalam islam adalah baik dalam agamanya, baik itu dalam bentuk keimanan, akhalak, dan mampu menjalankan sesuai ajaran islam. Disisi lain ada juga permasalahan mereka yang masih terhambat dalam permasalahan materi, walaupun dalam sisi agamanya sudah baik dan tujuan pasangan sudah baik bertujuan untuk menghalalkan pasanganya, Namun kemudian harus mandek ditengah jalan karena suatu hal materi atau kesepakatan yang tidak sesuai.

Akibat dari permasalahn akan muncul situasi yang tidak mengenakan pun terjadi, selain bisa menghambat terselenggaranya pernikahan dan bisa mengakibatkan kegagalan dalam pernikahan.

Nah, apa yang harus dilakukan sebleum kejadian tersbeut menimpa anda?
Yang terpenting dari segala apa yang kita inginkan untuk tercapainya cita-cita adalah Persiapan, apa persiapanya?

Mental dan keseriusan

Persiapan mental modal utama untuk melanjutkan hubungan hingga ke pernikahan, baik itu mental rohani yang artinya kita bisa menerapkan aturan- aturan islam demi untuk merukunkan dalam terwujudnya rumahtangga yang baik. Kemudian kesriusan untuk benar-benar ingin dan berani mengungkapkan untuk menghalalkan pasangan anda kepada kedua orang tuanya dalam bentuk lisan dan perbuatan.

Kesiapan materi

Fakta terlihat untuk menjalani hubungan apa lagi ke tingkat pernikahan relatif materi lah yang paling penting untuk menjadi polemik. Banyak faktor yang menerapkan kenapa mapanya materi untuk menjadi acuan, yaitu salah satu kekhawatiran terhadap anaknya tidak sejahtera setelah menikah. Tapi tidak sedikit pula orang yang bersungguh-sungguh untuk menikah tanpa harus menyiapkan uang dan persyaratan jur-juran atau antaran yang begitu banyak. Mereka adalah yang sama- sama pengertian antara keluarga keduabelah pihak maupun pasangan masing-masing dengan membuat acara yang sangat seserhana. Yang terpenting adalah sahnya pernikahan secara agama dan tercatat di pemerintah republik indonesia, setelahnya para pasangan meskipun dalam kesederhanaan tetap bersama-sama berjuang untuk keutuhan rumah tangga.

Baca juag:
pengalaman soal jodoh

Kedua hal diatas bisa menggambarkan dan menjadi pelajaran bagi anda untuk persiapan menuju kesuksesan dalam menjalin rumah tangga dengan pasangan hidup anda, usaha untuk menemukan pasangan itu harus. Dengan segala ujian dan cobaan itu pasti terjadi, kesuksesan itu juga tak lepas dari doa yang kita panjatkan kepada Allah S.W.T. untuk itu tetap istiqmah dan serahkan diri kepada- Nya, karena Dialah yang maha mengetahui dan benar dengan keputusanya.
Purwanto Cah kuper

Berlangganan gratis artikel terbaru infonongol via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel