Pohon bidara arab yang asli

Tumbuhan sidr atau dikenal dengan nama tumbuhan bidara bernama ilmiah ziziphus mauritiana, tumbuhan tersebut bisa tumbuh di tanah kering namun jenis pohon ini juga bisa tumbuh di iklim tropis asia tenggara seperti indonesia, terbukti banyak sekali tumbuhan bidara yang tumbuh di berbagai daerah- daerah di seluruh wilayah indonesia. 

Membedakan pohon bidara sidr dengan pohon bidara putsa apel india

Namun bagi sebagian orang belum banyak yang mengetahui perbedaan pohon bidara yang asli dan mana yang bukan bidara bidara arab (sidr), untuk di ketahui bahwa pohon bidara juga memiliki berbagai jenis seperti bidara (sidr) kemudian apel india (putsa), kedua tumbuhan ini memiliki beberapa persamaan dan perbedaan, adapun yang paling banyak di cari orang adalah tumbuhan bidara (sidr) yang mempunyai banyak kegunaan dan khasiat yang terkandung di dalamnya seperti alkaloid, flavonoid, minyak atsiri, glikosida dan saponin. Dalam hal ini tentunya kita harus tau perbedan di antaranya. Nah pada kesempatan kali ini Blog INFO NONGOL  memberikan tips bagaimana cara membedakan antara tumbuhan bidara  arab (sidr) dan bidara/apel india (pusta), setelahnya anda bisa deh langsung membudidayakanya dengan cara menanm pohon bidara arab tersebut

BERIKUT PENJELASAN POHON BIDARA ARAB YANG ASLI

BAGIAN DAUN

Bentuk daun bidara(sidr) lebih sedikit kecil di bandingkan daun bidara apel india yang memiliki daun yang memiliki ukuruan lebih lebar. kemudian dari warna daun, bidara (sidr) kelihatan hijau pudar di bandingkan bidara apel india yang berwarna hijau pekat.

BAGIAN RANTING

Pohon bidara arab atau sidr memiliki ranting dan di setiap tangkai ranting di kelilingi oleh duri yang sangat tajam, namun jika di bandingkan dengan bagian ranting pohon bidara apel india mempunyai tangkai yang sangat minim sekali hanya satu atau dua saja duri yang menempel di bagian tangkai dan juga ranting.

BAGIAN BATANG

Di seluruh bagian batang pohon bidara (sidr) banyak sekali menempel duri yang sangat tajam dibandingkan dengan bidara apel india yang nyaris tidak adanya duri yang menempel di bagian tersebut.

BAGIAN BUAH

Buah bidara arab atau sidr berbentuk bulat kecil dengan diameter kurang lebih 2cm di bandingkan dengn apel putsa cenderung lonjong dan lebih besar, untuk rasa buah bidara sidr cenderung asam manis seperti rasa apel tetapi untuk bidara aple putsa cnderung lebih manis di bandingkan buah bidara jenis sidr.

Setelah mengetahui bagai mana cara membedakan di antara kedua pohon bidara mari kita mengulas sedikit apa sih keistimewaan pohon bidara arab (sidr), dan ternyata pohon tersebut memiliki keistimewaanya yaitu jika memetik daun dari pohon bidara tersebut maka dalam waktu sehari si daun akan tumbuh dengan sendirinya jadi jangan takut akan habis jika sering mengambil daun bidara.

Pohon bidara juga termasuk yang sangat di takuti oleh jin yang jahat, dengan begitu bersyukurlah jika anda yang menanam pohon ini di sekitar rumah yang bisa di manfaatkan untuk mengusir jin. Terbukti pohon ini sudah tercantum di dalam al-qur'an yaitu di surah (al-waqi'ah ayat: 27-28) dan juga surah (As saba' ayat: 16) silahkan di cek dan di koreksi jika ada kekeliruan.

FUNGSI DARI BAGIAN POHON BIDARA 

Adapun kegunaan pohon bidara yaitu di bagian daun di yakini oleh banyak orang yaitu untuk ruqyah dengan menggunakan bagian daunnya saja dengan cara:
Menumbuk halus daun bidara sebanyak 7 lembar, kemudian di campurakan air sebanyak satu gelas atau kurang lebih 250 cc, setelah itu air tesebut di aduk lalu  bacakan surah al- fatihah, al-qfirun, al-ikhlas sebanyak 3x, al-falaq, an-nas, kemudian langkah selanjutnya meniupkan ke seduhan air tadi, setelah itu minum sebabyak tiga teguk kemudian sisanya digunakan untuk mandi.

KHASIAT DARI BAGIAN POHON BIDARA

Ramuan ini di yakini sebagai racun yang mematikan untuk bangsa jin yang jahat sehingga mengakibatkan si bangsa jin jahat akan hilang, untuk di ketahui bahwa metode ini sudah biasa di gunakan oleh para ulama sebagai ramuan untuk mengusir jin yang menggangu manusia, demikan juga untuk orang yang baru masuk islam atau mualaf menganjurkan untuk mandi dengan ramuan daun bidara, sesuai dengan keterangan hadis dari qasim bin 'ashim radiyallhu' anhu yang artinya " sesungguhnya beliau masuk islam, kemudian nabi sallallahualaihi wasallam memerintahkan untuk mandi dengan air dan daun bidara" (H.R ANNASA'I no: 188, At-tirmidzi no:605, ahmad 5/61. Syekh al-bani mengatakan bahwa hadis ini shaheh.

Adapun Manfaat lain dari daun bidara adalah sebagai berikut:

  • Menghilangkan bau darah haid
  • Mencegah jerawat
  • Menguatkan rambut
  • Untuk memandikan jenazah 
  • Menyburkan rambut
  • Obat radang pada kulit
  • Menyehatkan sel dalam tubuh
  • Obat kardivoa skuler
  • Menjaga kesehatan usus
  • Obat insomnia
  • Penurun tensi tinggi
  • Merawat/menjaga kesehatab gigi
  • Baik untuk kesehatan tulang
  • Penurun demam
  • Melancarakan haid
  • Oabat ambien
  • Sebagai anti kangker dan tumor

Demikan keterangan seputar pohon bidara dan bagaimana cara membedakan pohon bidara yang jenis sidr dengan jenis putsa atau apel india, jika ada kekurangan atau ksilapan silahkan untuk meralat dan memberi masukam melalui komentar.
Purwanto Cah kuper

Berlangganan gratis artikel terbaru infonongol via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel